DAERAHINFO TERBARUTULANG BAWANG BARAT

Silaturahmi Kebangsaan Eks Khilafatul Muslimin Tubaba Ikrar Setia NKRI

CAKRALAMPUNG,TUBABA–Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Dr. Zaidirina, M.Si menyatakan tidak ada lagi klompok jemaah khilafatul muslimin di wilayah Bumi Ragemsai mangei wawai Tubaba, setelah Pemerintah secara resmi menyatakan khilafatul muslimin sebagai organisasi terlarang.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Pj. Bupati Zaidirina bahwa, organisasi ini secara resmi tidak lagi terdaftar di Kemen Kumham dan Kesbangpol Tubaba.

” Sebelumnya khilafatul muslimin Tubaba dipimpin oleh Amin Suminta, saat ini mereka telah berikrar setia kepada NKRI,” terang Pj. Bupati Tubaba Dr. Zaidirina seusai mengikuti silaturahmi kebangsaan Ikrar setia kepada NKRI yang digelar Pemerintah Provinsi Lampung bersama Forkopimda Tubaba secara virtual zoom di Mapolres Tubaba, Senin (15/8).

Sementara, Kapolres Tubaba AKBP Sunhot P. Silalahi, S.IK.,MM mengatakan kegiatan Ikrar setia dan pencabutan bai’at penganut khilafatul muslimin yang digelar di Mapolres Tubaba melibatkan 7 orang eks khilafatul muslimin dan telah menandatangani ikrar setia kepada NKRI.

” Kegiatan silahturahmi kebangsaan dan Ikrar setia kepada NKRI se-wilayah Tubaba tahun 2022 ini, juga dilakukan secara virtual zoom yang berpusat di gedung Pusiban komplek kantor Gubernur Lampung yang diikuti oleh warga eks Khilafatul Muslimin yang berada di Provinsi Lampung,” terangnya.

Pada kegiatan yang diinisiasi Polda Lampung ini, 51 orang mantan Khilafatul Muslimin se-Lampung menyatakan Ikrar setia kepada NKRI. Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi mengatakan dinamika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sedang menghadapi berbagai macam ancaman dan gangguan diantara ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan.

” Ini diakibatkan oleh dinamika kehidupan berbangsa dan era globalisasi, kemajuan ilmu pengetahuan khususnya teknologi informasi yang ada dimasyarakat, menebarkan kebencian dan berita hoax yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya,” kata Gubernur Ir. Arinal Djunaidi menambahkan.

Gubernur Arinal Djunaidi berharap pernyataan yang disampaikan klompok eks  Khilafatul Muslimin tersebut bukan hanya acara seremonial saja, akan tetapi harus betul- betul dapat teraktualisasi dalam kehidupan interaksi di tengah-tengah masyarakat.(rls/Snr/Asf)

What's your reaction?

Related Posts

Load More Posts Loading...No More Posts.