CakraLampung.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) resmi menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100% di seluruh sekolah.
Baik di tingkat PAUD, SD, maupun SMP menyusul ditetapkannya status PPKM Level I untuk daerah yang berjuluk Bumi Ragemsai mangei wawai Tubaba.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tubaba Budiman Jaya, S.STP., M.IP saat ditemui diruang kerjanya mengatakan, pelaksanaan PTM kapasitas 100% tersebut wajib memberlakukan protokol kesehatan yang ketat selama proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung.

Lebih lanjut, Kadisdik Budiman, menjelaskan, bahwa PTM kapasitas 100 % itu didasari dengan terbitnya Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 2 tahun 2022, tanggal 3 Januari 2022, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1, serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Coronavirus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Coronavirus Disease 2019 di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
” Kita juga sudah mempertimbangkan kesiapan pihak sekolah, berikut seluruh warga di masing-masing sekolah, termasuk fasilitas sarana dan prasarana protokol kesehatan yang memadai. Selain itu, capaian vaksinasi warga sekolah saat ini, khususnya usia 12 tahun keatas sudah 100%,” kata Kadisdik menambahkan.
Terkait kebijakan PTM 100% tersebut lanjutnya, Disdikbud Tubaba secepatnya akan melayangkan surat edaran ke seluruh sekolah, agar ketentuan tersebut dapat segera dilaksanakan. Pihaknya juga menghimbau agar penerapan protokol kesehatan selama PTM berlangsung tetap diawasi dengan ketat.
” Monitoring tentunya tetap rutin kita lakukan, agar PTM tetap berjalan dengan mematuhi protokol kesehatan. Dalam hal ini, saya berharap pengawas dan, penilik sekolah tetap mengawasi dan terus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 di masing-masing wilayah,” pungkasnya. (akb/din)